Publikasi Artikel Ilmiah (Q1)

Medan – Kamis, 01 Desember 2022. Salah satu keluaran kegiatan penelitian ialah publikasi artikel-artikel hasil penelitian tersebut pada jurnal-jurnal ilmiah. Jurnal-jurnal ilmiah yang dituju sebagai media publikasi harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Riset dan Teknologi. Syarat-syarat tersebut antara lain jurnal yang dituju harus terakreditasi Nasional (Sinta) atau terindeks lembaga terkemuka seperti Scopus, Schimago, dll. Milestone publikasi di Q1 pertama tercatat pada tanggal 30 Nopember 2022 dengan diterimanya (Accepted) sebuah artikel ilmiah di jurnal Internasional bereputasi (impact factor 6,137) dan terindeks Scopus/Schimago Q1 yang berjudul “Tuning Layer Thickness and Layer Arrangement in a GdMnO3 and GdMnO3-MoSe2 Bi-Layer Absorber to Cover the S, C, and X Band Frequency Range“. Dalam artikel ini, Saya terdaftar sebagai author ke-3 dengan kontribusi pada validasi data-data hasil uji. Artikel terdaftar dalam grup Science Direct dengan nomor DOI: 10.1016/j.surfin.2022.102507.

Link artikel ialah: Artikel Scopus Q1

Mesin CNC


Medan – Rabu, 30 Nopember 2022. Istilah CNC adalah singkatan dari “Computer Numerical Control” yang dalam Bahasa Indonesia berarti komputer kontrol numerik. Definisi Mesin CNC adalah mesin yang digunakan dalam proses manufaktur yang telah menggunakan kontrol terkomputerisasi terhadap kerja mesin tersebut dalam menghasilkan suatu produk. Kelebihan yang paling dominan yaitu kecepatan dan keseragaman dalam proses produksi sehingga cocok digunakan untuk produksi masal.

Pada awalnya, mesin CNC diciptakan tahun tahun 1940-an dan 1950-an, dengan memodifikasi mesin perkakas biasa. Pada saat itu, mesin ini diperuntukkan untuk membuat benda kerja yang rumit dan seragam. Akan tetapi, karena biaya pembuatan dan volume unit pengendali yang besar, maka hanya sedikit perusahaan yang mau berinvestasi dalam pengembangan teknologi ini. Seiring dengan perkembangan teknologi mikrokomputer, pada tahun 1975 menjadi tahun mesin kontrol otomatis ini mulai berkembang pesat karena adanya mikroprosessor. Dengan komponen ini, volume unit pengendali dapat diperkecil dan disederhanakan sehingga bentuknya menjadi lebih simpel dan efisien. Saat ini mesin CNC sudah banyak dipergunakan di segala bidang selain di industri-industri, seperti di bidang pendidikan dan riset, kesehatan, kanstruksi bangunan, dll.

HUT ke-51 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

Medan – Selasa, 29 Nopember 2022. Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) unit kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I, Sumatera Utara mengadakan upacara memperingati ulang tahun ke-51 korps tersebut di kantor LLDIKTI I, Jl. Sempurna, Tanjung Sari, Medan, Sumatera Utara. Acara tersebut dihadiri oleh pegawai dan Dosen LLDIKTI I yang bertugas di wilayah Sumatera Utara. Sebagai pembina dalam acara tersebut ialah Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar (Koordinator Lldikti I).

Teknologi 3D Printer

Medan – Senin, 28 Nopember 2022. Teknologi 3D Printing atau dikenal juga sebagai manufaktur aditif adalah metode untuk membuat objek tiga dimensi dengan cara menyusun bahan baku secara lapis demi lapis dengan menggunakan bantuan mesin khusus yang desain awalnya dibuat melalui aplikasi CAD (komputer). Proses 3D printing adalah proses penambahan (additive) di mana lapisan material dibuat untuk membuat bagian 3D. Ini kebalikan dari proses manufaktur subtraktif, di mana desain akhir dipotong dari blok raw material yang lebih besar. Keuntungan proses ini ialah pencetakan 3D mengurangi pemborosan material mentah.

Sejarah 3D Printer dimulai pada tahun 1920-an yang dibangun di atas karya Ralf Baker untuk membuat barang-barang dekoratif (paten US423647A). Pada tahun 1981, Hideo Kodama membuat karya awal dalam pembuatan prototipe cepat resin yang dikeraskan dengan laser. Penemuannya diperluas selama tiga dekade berikutnya, dengan diperkenalkannya stereolitografi pada tahun 1984. Chuck Hull dari 3D Systems menemukan printer 3D pertama pada tahun 1987, yang menggunakan proses stereolitografi. Ini diikuti antara lain oleh perkembangan seperti sintering laser selektif dan peleburan laser selektif. Sistem pencetakan 3D mahal masih dianggap teknologi mahal yang terus berkembang antara tahun 1990-an hingga 2000-an. Ketika paten berakhir pada 2009, biayanya menjadi turun drastis sehingga membuka teknologi untuk lebih banyak pengguna.

Taksonomi Bloom

Medan – Rabu, 23 Nopember 2022. Taksonomi bloom adalah struktur hierarki yang mengidentifikasi keterampilan berpikir mulai dari jenjang yang rendah hingga jenjang yang tinggi. Taksonomi Bloom pertama kali diterbitkan pada tahun 1956 oleh seorang psikolog pendidikan yaitu Benjamin Bloom. Kemudian pada tahun 2021 direvisi oleh Krathwohl dan para ahli aliran kognitivisme. Hasil revisi ini yang kita kenal dengan nama Revisi Taksonomi Bloom. Revisi yang dibuat hanya pada ranah kognitif dengan menggunakan kara kerja.

Taksonomi Bloom dibagi menjadi tiga ranah, yaitu: kognitif, afektif dan psikomotorik. Tiga domain tersebut penting dalam pembelajaran. Namun, domain kognitiif seperti pada penjelasan di atas lebih banyak digunakan.

Pada Taksonomi Bloom versi revisi, jenis pengetahuan dibagi menjadi 4 (empat) yaitu:
Fakta: Informasi yang menunjukkan fenomena dalam pembelajaran
Konseptual: termasuk kategori, struktur, dan teori
Prosedur: bagaimana menggunakan teknik dan metode yang spesifik, dan waktu penggunaannya
Metakognitif: strategi keputusan, pengetahuan-diri, dan “thinking about thinking”

Dari empat jenis pengetahuan, kemudian dibagi menjadi enam tingkat pembelajaran. Pada revisi taksonomi Bloom ini, setiap tingkatan lebih menunjukkan kata kerja aktif untuk menggambarkan apa yang harus dilakukan oleh peserta didik. Tingkatan dalam pengetahuan ini digambarkan dalam bentuk paramida, di mana tingkat dasar digambarkan lebih luas daripada tingkat di atasnya. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak orang yang bertahan pada tingkat pengetahuan yang lebih rendah ini. Kata kerja revisi taksonomi Bloom diuraikan sebagai berikut:

Mengingat: pembelajaran yang paling mendasar (meskipun dapat melibatkan informasi yang kompleks). Pada tingkat ini, peserta didik mungkin mengetahui terminology kunci untuk subjek tertentu, fakta dan angka yang relevan, sistem atau teori yang telah dikembangkan orang lain.
Memahami: orang tahu lebih banyak tentang apa sebenarnya arti dari informasi itu.
Menerapkan: pada tingkatan ini, pengetahuan digunakan dengan cara baru dan diterapkan untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks.
Menganalisis: melibatkan pemecahan informasi menjadi beberapa bagian untuk memeriksa secara individual dan untuk melihat bagaimana informasi tersebut berhubungan satu dengan lain.
Mengevaluasi: orang membuat penilaian tentang apa yang telah mereka temukan sejauh ini. Pada tingkatan ini memungkinkan mereka untuk membuat rekomendasi atau menyarankan ide-ide inovatif.
Membuat: pada tingkat akhir ini, orang dapat mengatur ulang informasi yang dimiliki kemudian menggabungkan dengan informasi yang didapatkan kemudian menciptakan sesuatu yang baru.

Classification of Manufacturing

Medan – Senin, 21 Nopember 2022. Proses pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi adalah proses yang melibatkan berbagi jenis teknologi yang bergantung pada bentuk dan dimensi objek, jenis bahan digunakan, dan metode pembuatan. Pada saat ini, teknologi pengolahan bahan atau dikenal juga dengan istilah Manufaktur (Manufacturing) dikelompokkan atas tiga cara, yaitu Subtractive Manufacturing (SM), Additive Manufacturing (AM), dan Virtual Manufacturing (VM). Subtractive manufacturing adalah proses pembuatan produk dengan cara mengurangi ukuran bahan baku menjadi bahan jadi. Pada cara ini, bahan baku yang digunakan harus labih banyak dari ukuran produk yang dihasilkan. Sebaliknya, Additive Manufacturing menerapkan pembuatan produk dengan cara membuntuk produk tersebut secara lapis demi lapis. Dengan demikian, jumlah bahan baku yang diperlukan akan dapat lebih dioptimalkan dan effiesien. Akhirnya, VM adalah proses manufaktur yang erat hubungannya pemakaian software komputer untuk menghasilkan prototaip produk.

Penjelasan lebih lanjut tentang kedua jenis proses Manufaktur tersebut dapat disaksikan/ditonton pada link video YouTube berikut ini:

Subtractive Manufacturing: Classification Subtractive Manufacturing
Additive Manufacturing: Additive Manufacturing

Rapat Riset Gabungan: Standar Uji Lentur 3 Titik (ASTM D790)

Medan – Selasa, 15 Nopember 2022. Tim riset bahan komposit laminat, Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area mengadakan rapat koordinasi riset dengan topik “Pengenalan Standar Uji Lentur Metode 3 Titik (ASTM D790-17)”. Rapat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada Mahasiswa S1 terhadap pengujian statik lentur metode 3 titik berdasarkan standar uji ASTM D790 untuk bahan plastik, komposit, dan alat-alat listrik. Dengan demikian, Mahasiswa dapat mengerjakan risetnya dengan mudah dan lebih terarah sesuai standar uji yang dipersyaratkan.

Video rapat riset tersebut dapat dilihat di Channel YouTube atas nama Zulfikar Zul dengan link sebagai berikut: Uji Lentur 3 Titik ASTM D790

Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

Medan – Senin, 14 Nopember 2022. Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenkumham, Dirjen Kekayaan Intelektual telah menerbitkan Sertifikat Hak atas Kekayaan Intelektual terhadap hasil penelitian dan kerja keras yang telah dilakukan oleh tim riset Bahan Komposit Laminat Jute dan Hibrid, Program Studi Teknik Mesin (PSTM), Fakultas Teknik, Universitas Medan Area (UMA). Adapun nama-nama peneliti yang tertera dalam sertifikat HAKI tersebut ialah:
1. Dr. Iswandi, ST. MT. (Ketua Peneliti)
2. Zulfikar, ST. MT. (Wakil Ketua Peneliti)
3. Muhammad Ibnu Tambusay (Anggota Peneliti)

Judul HAKI: ANALISIS METODE SPLIT TENSILE TEST KOMPOSIT LAMINAT HYBRID JUTE E-GLASS TERHADAP KEKUATAN TARIK BETON KOLOM SILINDER

Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa: Tahap Awal Pencetakan Sarjana Teknik

Medan – Jumat, 11 Nopember 2022. Program Studi Teknik Mesin (PSTM), Fakultas Teknik, Universitas Medan Area (UMA) telah mengadakan kegiatan Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa calon Sarjana Teknik yang diadakan di ruang Sidang Fakultas Teknik UMA dan dihadiri oleh 4 (empat) orang Dosen Pembanding, yaitu: Indra Hermawan, ST. MT. (Wakil Dekan III), Muhammad Idris, ST. MT. (Ka. Prodi), Dr. Iswandi, ST. MT. (Sek. Prodi), dan Assoc. Prof. Zulfikar, MT. (Ketua Panitia Seminar). Pada kegiatan ini, dihadirkan 3 (tiga) orang kandidat Sarjana Teknik yang membawakan Skripsi dari bidang ilmu Material Manufaktur. Hasil dari kegiatan ini ialah Proposal-proposal tersebut disetujui untuk dilanjutkan pada proses penyelidikan dengan hasil TERBAIK.

Rapat Koordinasi Riset: Teknis Pembuatan Proposal Riset Skripsi Mahasiswa

Medan – Rabu, 09 Nopember 2022. Proposal Skripsi adalah salah satu bagian utama dan langkah awal dari rangkaian proses studi akhir Mahasiswa. Perencanaan dan pembuatannya sangat penting mengingat akan kelancaran dan kemudahan dalam melaksanakan Skripsi sangat bergantung dari proses tersebut. Oleh karena itu, tim riset Bahan Komposit Laminat sesi ke-3 mengadakan rapat koordinasi yang membahasa tuntas tentang persoalan tersebut diatas. Rapat ini adakan secara daring menggunakan media Zoom meeting. Setelah rapat ini, Mahasiswa bimbingan Skripsi diwajibkan membuat Proposal Skripsi dalam waktu 1 minggu setelah rapat ini dan selanjutnya akan dilakukan proses Asistensi Proposal hingga mendapatkan tanda Acc Seminar Proposal.

Video tutorial pengaturan format Proposal dapat dilihat dengan klik kalimat “Mahir Ms. Word untuk Skripsi” berikut ini:
Mahir Ms. Word untuk Skripsi